Back > Berita
Bupati Pimpin Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 OKU Timur
published on 19 May 2020

Pada Rapat Evaluasi Pecegahan dan Penyebaran Covid 19 OKU Timur Senin 18/5, disampaikan prosedur test yang dilakukan secara bertahap diawali dengan rapid test untuk melihat hasilnya reaktif atau tidak. Apabila Reaktif, apakah memiliki gejala mendekati gejala yg ditimbulkan oleh covid19, jika ada akan dilanjutkan Rapid test yang kedua  berikutnya test swab. Jika seseorang yang jalurnya jelas memiliki riwayat kontak dengan pasien Positif Covid 19 maka harus dilakukan karantina dan dilakukan penjemputan.

Isolasi dilakukan minimal 14 hari atau sampai dinyatakan negatif, untuk tempat isolasi itu sendiri sudah disiapkan Rumah Sehat di bekas Rumah Sakit Ibu Anak.

Terkait penutupan jalan yang terjadi dibeberapa tempat di OKU Timur itu di lakukan oleh desa secara mandiri, pemerintah tidak memberikan kebijakan lockdown utk saat ini. Bupati dalam hal ini mengapresiasi kades yang kreatif.

Untuk pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten OKU Timur berpedoman pada Kementrian Agama dan Fatwa MUI, karena mengeluarkan Surat Edaran harus mempunyai dasar dan acuan.

Terkait dengan bantuan kemanusiaan Covid-19, terdapat beberapa sumber antara lain PKH, BLT, Bantuan Sembako, Bangub, BLT Dana Desa dan Bantuan Bupati dimana penyalurannya harus berdasarkan data yang akurat.

"Saya minta tolong jika ada di sekitar kita tidak masuk ke dalam data sumber bantuan  kemanusian, kades melalui camat  laporkan kepada  Bupati" Tegas Bupati.

Disamping itu Bupati OKU Timur Kholid Mawadi mendapatkan laporan ada beberapa kades yg inovatif dengan kebijakan untuk memberikan bantuan sosial melalui penggunaan Dana Desa seperti memberikan insentif kepada para guru ngaji di desanya

"itu bagus silakan kades berinovasi dengan kebijakan yg dpt menyejahterakan masyarakatnya asal tdk menyalahi aturan" ungkap Bupati.

"Bantuan kemanusiaan jangan sampai ada yang menerima berkali-kali atau malah ada yang tidak menerima, data harus akurat jangan sampai tumpang tindih" lanjut Bupati.

Bupati OKU Timur menegaskan, bantuan kemanusian diberikan kepada yg benar-benar membutuhkan jangan sampai salah sasaran. (Bag. Humas Protokol)